Yogyakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengadakan lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pelajar SD tingkat Kota Yogyakarta tahun 2022. Kegiatan tersebut disambut antusias terbukti diikuti ratusan pelajar SD di Kota Yogyakarta.

“Kegiatan MTQ ini istimewa karena bisa berjalan secara langsung dan peserta cukup banyak. Artinya  antusiasme yang tinggi dari seluruh elemen pendidikan di acara ini,” kata Sekretaris Daerah Pemkot Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, saat membuka Lomba MTQ Pelajar SD Kota Yogyakarta tahun 2022, di SMP IT Abu Bakar Yogyakarta, Sabtu (10/9/2022).

Lomba MTQ Pelajar SD tingkat Kota Yogyakarta tahun 2022 mengambil tema kita wujudkan generasi emas, islami, cerdas dan berakhlakul karimah. Menurut Aman tema kegiatan dan antusiasme peserta itu menunjukkan Pemkot Yogyakarta bersama masyarakat ingin membuktikan bahwa pendidikan di Yogyakarta tidak hanya berorientasi pada pendidikan yang bersifat reguler. Tapi juga nyata dengan pendidikan karakter dalam hal ini keunggulan bidang agama.

“Dengan keunggulan ini memperkuat predikat Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan. Komoditas pendidikan di Yogyakarta punya daya saing dan keunggulan. Kehadiran semua peserta menjadi bagian saksi penting untuk melekatkan predikat Yogyakarta sebagai kota pendidikan dengan pendidikan yang berkarakter,” terang Aman.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori menyebut MTQ pelajar SD Kota Yogyakarta tahun 2022 diikuti oleh 240 peserta dari SD di wilayah Kota Yogyakarta. Para peserta tersebut sebelumnya telah melaksanakan MTQ pada jenjang kemantren.

“MTQ dilaksanakan secara terbuka di sekolah untuk pertama kali selama masa pandemi dua tahun lalu. Pada tahun 2021 MTQ diselenggarakan secara terbatas di Kantor Disdikpora,” tambah Budi.

Kegiatan yang diperlombakan dalam MTQ pelajar SD tingkat Kota Yogyakarta ada 14 cabang. Rinciannya MTQ Putra dan Putri, sari tilawah putra dan putri, lomba pidato putra dan putri, Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) putra dan putri, Musabaqah Tartil Quran (MTTQ) putra dan putri, musabaqah adzan, cerdas cermat agama, seni lukis islami putra dan putri.

Budi menjelaskan dewan juri lomba MTQ disiapkan bersama Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Masing-masing cabang MTQ akan dipilih juara 1 sampai 3 dan akan mendapatkan penghargaan tropi, sertifikat dan uang pembinaan. Kegiatan itu diharapkan memberikan pengalaman bagi para pelajar muslim untuk mengukur kemampuan terkait dengan Al Quran,

“Mudah-mudahan ini menjadi pengalaman bagi anak-anak kita semua. Baik yang menang atau tidak ini akan menjadi pengalaman yang berharga dan telah membawa nama harum bagi orangtua dan sekolah,” ucapnya.

 

By AR

Leave a Reply

Your email address will not be published.