Yogyakarta-Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menghadiri rapat koordinasi (rakor) Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun Anggaran 2022.

Rakor yang digelar di Gendong Pracimosono ini mengusung tema ‘Pemulihan Sosial Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM DIY’.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan rapor kinerja triwulan I tahun 2022 untuk Kota Yogya

Dijelaskan dalam rapor tersebut capaian sasaran pembangunan yang dibagi beberapa indikator, diantaranya indeks keberdayaan masyarakat. Pada indikator ini, Kota Yogya mampu melampaui target dengan nilai capaian 99,70%

“Tingginya antusiasme masyarakat untuk membangun Kota Yogya, serta adanya masterplan pembangunan terintegrasi sebagai acuan pembangunan wilayah menjadi faktor pendukungnya,” ujar di lokasi, Selasa (10/5/2022).

Indikator lainnya adalah percepatan angka pertumbuhan ekonomi, pada indikator ini Kota Yogya juga mampu mencapai target 100%.

“Cakupan vaksinasi yang tinggi turut mendukung peningkatan aktifitas ekonomi di Kota Yogyakarta,” bebernya.

Capaian target lainnya ada pada indikator jumlah pelanggaran perda, dengan nilai capaian 100,31%.

Heroe menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Yogya untuk meminimalisir pelanggaran perda, salah satunya dengan tindakan preventif melalu kampung panca tertib, mobilisasi linmas, sinergi Iintas OPD.

Sementara untuk indeks angka harapan hidup, Kota Yogya juga melampaui target dengan capaian 100,13%.

“Kolaborasi lintas sektor dalam mendukung vaksinasi menjadi salah satu faktor pendukung, selain juga antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap program vaksinasi,” bebernya

Dalam sambutannya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan rakor tersebut agenda rutin tiap tiga bulan.

Agenda ini juga merupakan sarana penyusunan pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah, yang bertujuan untuk mewujudkan konsistensi antara kebijakan dengan pelaksanaan dan hasil rencana pembangunan daerah.

“Selain itu juga untuk konsistensi perencanaan pembangunan nasional dan daerah, serta kesesuaian antara capaian pembangunan daerah dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan,” bebernya.

By AR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *