Yogyakarta-Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 menjadi titik balik diadakannya kembali kegiatan silaturahmi secara tatap muka. Termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Acara yang digelar di Grha Pandawa ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyampaikan bahwa lebaran kali ini merupakan momen yang spesial dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Sebab di waktu sekarang kegiatan halal bi halal ataupun silaturahmi ini bisa dilakukan secara langsung.

“Alhamdulillah Lebaran ini kita bisa melakukan kegiatan syawalan dan silaturahmi bersama secara offline, setelah dua momen sebelumnya kita lakukan secara daring. Ini adalah hal yang harus kita syukuri bersama. Termasuk juga kita diperbolehkan untuk mudik ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sanak saudara” ujar Heroe, Senin, (10/5/2022).

Kegiatan syawalan dan silaturahmi di lingkungan Pemkot Yogyakarta dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari penggunaan handsanitizer di pintu masuk, pengecekan suhu, wajib menggunakan masker, dan jaga jarak selama pelaksanaan kegiatan di Ruang Pandhawa Balai Kota Yogyakarta.

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan, dan pembacaan ikrar syawalan, serta dilanjutkan dengan saling berjabatanangan (namaste) secara bergantian.

Dalam ikrarnya Heroe menyampaikan bahwa pada momen ini setiap manusia harus berlapang dada dan mengikhlaskan atas salah dan khilaf satu sama lain agar di hari-hari berikutnya kebersamaan makin erat dan kerjasama yang dijalin semakin kuat.

“Mohon izin, Saya Wakil Walikota Yogyakarta bersama istri mewakili Bapak Walikota dan Ibu, Kami ucapkan selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin. Seperti yang kita tau, beberapa hari lagi masa jabatan Kami akan segera berakhir. Mohon maaf kalau selama bertugas banyak hal yang mungkin kurang, yang mungkin salah dan tidak berkenan di hati bapak ibu serta masyarakat kota Yogyakarta,” tutur Heroe.

Selama lima tahun menjabat bersama Haryadi Suyuti, Heroe mengungkapkan tentunya masih ada yang kurang. Tapi di balik itu banyak juga hal baik dan hal indah termasuk prestasi-prestasi yang diraih Kota Yogyakarta.

“Ada yang kurang itu adalah semata-mata kekurangan dan ketidak sempurnaan Kami. Maka dari itu sekali lagi mohon maaf lahir dan batin, mohon kita saling mengikhlaskan dan memulai hari ke depan dengan lebih baik lagi. Terima kasih banyak,” tutup Heroe.

By AR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *